Profil Gamaraka

A. PENDAHULUAN

Dengan adanya Gerakan Pramuka yang bertujuan untuk membentuk generasi muda indonesia yang berkualitas, maka tiap – tiap sekolah harus memiliki organisasi Gerakan Pramuka.

Dalam rangka pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak perlu diberi otonom yang cukup luas melalui Dewan Ambalan Penegak yang disingkat Dewan Ambalan.

 

SEJARAH BERDIRI

Berawal dari kegigihan seorang berkelahiran London. Beliau menciptakan suatu karya yang besar yaitu “Scout Movement” atau dalam bahasa indonesia yang berarti Gerakan Kepanduan / Gerakan Kepramukaan. Banyak karya yang beliau ciptakan hingga “Bapak Pandu Dunia” menjadi sandang dalam nama kecilnya yaitu Robert Stephenson Smith. Tidak hanya itu, Gerakan kepanduan ini berkembang pesat di seluruh penjuru dunia, bahkan semerbak kepanduan pun sampai di pelupuk mata Ibu Pertiwi.

Dengan inisiatif seorang Soemarmo Atmodipuro, lambang kepanduan pun berhasil dilukiskan. “Tunas Kenapa”, itulah karyanya yang mempunyai arti manfaat bagi sesama, tumbuh dimana pun berada, kuat menempuh hidup, ahli dalam segala aspek. Kepanduan berjalan sesuai kehendak dan 14 Agustus 19… menjadi keputusan negara bahwa pada saat itu gerakan kepanduan Indonesia telah lahir.

Pemerintah pun ikut andil dalam kepanduan ini, hingga akhirnya keputusan presiden terbentuk. Isi dari keputusan itu adalah mewajibkan setiap sekolah memiliki gerakan kepanduan atau biasa kita sebut dengan Gerakan Pramuka. Sampai akhirnya, Gerakan Pramuka Gudep 01.20 – 01.23 SMA Negeri 1 Pekalongan Berdiri.

B. DASAR PENDIRIAN

  1. Keppres RI No. 238 Tahun 1961 jo. Keppres RI No. 057 Tahun 1988 jo. Keppres RI No. 034 Tahun 1999 jo. Keppes RI No. 24 Tahun 2009 tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.
  2. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 102 Tahun 1980 jo. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 177 Tahun 1999 jo. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 086 Tahun 2005 tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
  3. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 027 Tahun 1980 jo. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 307 Tahun 1987 jo. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 231 Tahun 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Gugus Depan.
  4. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 080 Tahun 1988 tentang Penyempurnaan Pola Pembinaan Penegak dan Pandega.
  5. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 063 Tahun 1979 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pola Umum Gerakan Pramuka.
  6. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 037 Tahun 1982 tentang petunjuk pelaksanaaan peran serta Pramuka dalam Pembangunan Nasional.
  7. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0323/U/1978 tentang Pola Dasar Pembinaan Generasi Muda.

C. TUJUAN

  1. Peningkatan kualitas, kuantitas, persaudaraan dan loyalitas anggota Gugus Depan 01.20 – 01.23 dengan tepat dan terpadu sehingga mampu berdaya guna dan berhasil guna dalam wadah gerakan Pramuka.
  2. Terbinanya struktur organisasi dan mekanisme kerja Dewan Ambalan R.A. Kartini dan Dewan Ambalan Gajah Mada yang teratur dan terencana sesuai dengan pembagian tugasnya.
  3. Meningkatnya peran serta Dewan Ambalan R.A. Kartini dan Dewan Ambalan Gajah Mada dalam kegiatan kepramukaan dan sekolah.
  4. Meningkatnya saran dan prasarana Dewan Ambalan R.A. Kartini dan Dewan Ambalan Gajah Mada dalam jangka pendek dan jangka panjang.

D. SUMBER PENDANAAN

Sumber – sumber keuangan Dewan Ambalan R.A. Kartini dan Dewan Ambalan     Gajah Mada SMA Negeri 1 Pekalongan adalah :

  1. Iuran anggota dalam bentuk kas Dewan Ambalan, Sangga Khusus, Reguler.
  2. Sudsidi Sekolah sebagai dana kegiatan.
  3. Subsidi OSIS sebagai dana kegiatan.
  4. Saldo kegiatan unutk tambahan kas Ambalan.
  5. Swadaya peserta dan panitia.
  6. Donatur dan Sponsor.
  7. Keuntungan usaha rental komputer dan printer.

E. Visi

Menjadi manusia yang bermanfaat dan bermartabat serta berkarakter degan menjunjung tinggi semangat kebangsaan yang berasaskan keluargaan.

F. Misi

  1. Menbiasakan setiap anggota untuk mengamalkan darma pramuka dan satya pramuka
  2. Mengadakan kegiatan kegiatan yang bermanfaat untuk sesama yang bernafaskankeagamaan, persatuan, dan kekeluargaan.
  3. Meningkatkan rasa kemandirian dan kedisiplinan tanpa kekerasan
  4. Mengupayakan pendidikan karakter bangsa untuk membentuk generasi penerus yang berkarakter.

G. Struktur Kepengurusan Dewan Ambalan

STRUKTUR KEPENGURUSAN

PRAMUKA SMA NEGERI 1 PEKALONGAN

GUGUS DEPAN 01.20 – 01.23

MASA BAKTI 2012 / 2013

 

Ka. Mabigus

Sulkin, S.Pd.

Ka. Gudep

Drs. Achmad Afghoni, S.pd.

Pembina

Satriyo Budi Utomo,S.Pd.

01.20

DPAd

Nurul Vanidia

Pradana

Almira Putri Oldia

Kerani

Istiqomah Nur Aziza

Juang

Fopi Salsabila

Kabid Giatops

Ida Rofida

Litev

Widya Putri Yulia

Binbang

Alin Julda Qonita

Urda

Avrilla Eta Cahya Wardani

Tekpram

Dyah Ayu Hidayatul Maula

01.23

DPAd

Wisnu Aji Pratama

Pradana

Nazih Nauvan Latief

Kerani

Khumaidi Subkhi

Juang

Muhammad Nur Iskandar

Giatops

Peter Elianta

Litev

Muhammad Al Fatih

Binbang

Tri Khairul Azizi

Urda

Mohammad Noval Haris

Tekpram

Ahmad Syafiq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s